Halbar – Aliansi Persatuan Rakyat IBU (API IBU) menggelar aksi damai di depan Kantor Kecamatan Ibu Selatan, Selasa (26/08). Mereka menuntut pemerintah daerah memenuhi hak dasar masyarakat yang selama ini dinilai terabaikan.
Dalam pernyataannya, API IBU mengajukan empat tuntutan utama, yaitu peningkatan akses jaringan dan pendidikan, pembangunan pasar tradisional, pengaktifan kembali Pelabuhan Bataka, serta penyediaan air bersih di setiap desa.
Koordinator lapangan aksi, Rifai menegaskan, masyarakat sudah terlalu lama merasa terpinggirkan meskipun wilayah mereka memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah.
“Kami tidak ingin terus menjadi penonton pembangunan. Kami menuntut keadilan dan hak hidup layak bagi masyarakat Ibu Selatan,” ujarnya.
Pantauan Sentra di lokasi, aksi berjalan aman dan mendapat tanggapan positif dari pemerintah kecamatan. Camat Ibu Selatan, Nixson Doru, turut menerima perwakilan massa untuk berdialog di ruang kerjanya, sekaligus berjanji menyampaikan aspirasi tersebut kepada Bupati Halmahera Barat.
“Kami sebagai pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada adik-adik yang sudah mau mengingatkan” ujarnya
“Catatan untuk hari ini akan saya sampaikan kepada Bupati, dan saya akan menghubungi koordinator lapangan untuk menindaklanjuti respon Bupati,” lanjut Nixson.
Sementara itu, Kapolsek Ibu, IPDA Muis Ode Amran, juga memberikan apresiasi terhadap aksi damai yang digelar. Ia menilai penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.
“Saya ucapkan terima kasih karena aksi ini berjalan dengan baik, apalagi aspirasi yang disuarakan adalah aspirasi damai yang menyangkut pembangunan dan pengembangan daerah,” pungkasnya.
Aliansi berharap tuntutan ini dapat segera ditindaklanjuti agar pembangunan di Ibu Selatan tidak lagi tertinggal dari wilayah lain di Halmahera Barat.
Reporter: Tim Sentra
Redaktur: Karmila