Pekerjaan Jalan di Desa Waci yang dinilai bermasalah

Haltim – Proyek peningkatan jalan dari lapen ke hotmix di Desa Waci, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara, yang dikerjakan PT Ikhlas Bangun Sarana menuai sorotan warga. Pekerjaan tersebut dinilai asal-asalan dan tak sesuai prosedur teknis.

Menurut warga, perusahaan tidak melakukan penghancuran aspal lama sebelum ditimpa lapisan baru. Padahal, tahapan konstruksi semestinya dimulai dari pengangkatan aspal lama, pemadatan lapisan bawah, kemudian lapisan atas, sebelum berlanjut ke pengaspalan hotmix.

“Kalau tahapannya tidak dijalankan, kualitas jalan akan buruk dan cepat rusak,” tegas Haruna Halim (39), warga sekaligus praktisi konstruksi jalan, Kamis (4/9).

Hal serupa disampaikan Darmawati Iskandar (21). Ia mendesak PT Ikhlas memperbaiki metode kerja sesuai prosedur. “Dinas PUPR harus ekstra ketat mengawasi agar kualitas jalan benar-benar sesuai,” ujarnya.

Selain persoalan teknis, warga juga menyoroti minimnya standar keselamatan kerja. Salah satu alat berat jenis grader disebut beroperasi tanpa rem, yang berpotensi membahayakan pekerja maupun warga sekitar. Tak hanya itu, perusahaan juga tidak memasang papan informasi proyek, sehingga transparansi anggaran dipertanyakan.

Menanggapi keluhan itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Haltim, Ruswin Hasan, membenarkan tahapan kerja yang dipersoalkan warga. Ia berjanji pihaknya akan turun meninjau langsung proyek tersebut.

“Kami bersyukur warga melakukan pengawasan dini. Ini langkah baik agar pekerjaan berjalan aman, lancar, dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat,” kata Ruswin.

Ia menegaskan, proyek jalan yang menggunakan anggaran daerah harus diawasi ketat sejak awal hingga selesai, dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah desa.

Reporter : Tim Sentra

Editor : M. Rahmat Syafruddin

BACA JUGA   Alien Mus Apresiasi Langkah Menteri ESDM Evaluasi Tambang di Raja Ampat