Halteng – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Halmahera Tengah resmi terbentuk secara musyawarah mufakat dalam rapat para penggiat olahraga panjat tebing di Halmahera Tengah di Mugi Coffee, Fidijaya Weda. Minggu (23/3).
Rapat yang dihadiri oleh Ramdani Ali selaku Ketua Harian FPTI Malut dan Yudhi Firmansyah selaku Ketua Bidang Organisasi, Hukum dan Kesekretariatan merupakan bagian dari rangkaian agenda Roadshow FPTI Malut ke Halteng.
Proses pembentukan Pengkab FPTI Halmahera Tengah diawali dengan silaturahmi Ketua Umum FPTI Malut Moh. Fitra U. Ali dengan tokoh pemuda dan Komunitas Pecinta Alam di Weda beberapa waktu lalu kemudian dilanjutkan dengan menerbitan Surat Mandat oleh Pengprov FPTI Malut.
Tugas dalam surat mandat salah satunya melakukan musyawarah menentukan dan menunjuk ketua umum serta menyusun personalia pengurus.
Bambang Wedarto, yang dinilai berpengalaman dalam dunia pecinta alam dan panjat tebing, akhirnya dipilih secara aklamasi sebagai ketua umum bersanding dan Junaidi Alting sebagai ketua harian serta Rian Zainuddin sebagai sekretaris umum.
Dalam sambutannya Bambang mengatakan FPTI merupakan cabang olah-raga baru bagi sebagian masyarakat, apalagi di Halmahera Tengah, namun tidak asing lagi bagi para mahasiswa pecinta alam maupun kelompok pecinta alam karena merupakan salah satu divisi dalam komunitas tersebut.
“Halmahera Tengah, memiliki potensi alam yang luar biasa, terutama gua maupun tebing alam yang mendukung cabang olahraga Panjat Tebing dan bisa dikembangkan menjadi objek wisata minat khusus,” ungkap Bambang.
“Organisasi dapat berjalan maksimal sesuai dengan harapan kita bersama tidak terlepas dari peran aktif teman-teman semua,” lanjutnya.
Adapun untuk pembinaan atlet, kata bambang, maka diperlukan sarana pemanjatan berupa Wall Climbing maupun Boulder sehingga pembinaan atlet dapat dilakukan dengan baik dan berjenjang.
Reporter: Agus
Editor: M. Rahmat Syafruddin