Wali Kota Tidore Siap Pangkas Tunjangan DPRD, Ansor-Fatayat: DPRD Harus Berkaca!

Ketua GP Ansor Kota Tidore, Jafar Noh Idrus

Tidore – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan komitmennya untuk memangkas sejumlah tunjangan yang melekat pada Anggota dan Pimpinan DPRD maupun pejabat di lingkup Pemerintah Kota Tidore.

Langkah tegas ini dilakukan setelah menerima masukan dari Gerakan Pemuda Ansor dan Fatayat NU Kota Tidore Kepulauan melalui dialog humanis terkait semangat efisiensi anggaran yang digaungkan Pemerintah Republik Indonesia.

“Karena kami sudah diminta oleh GP Ansor dan Fatayat NU untuk segera melakukan pertemuan dengan DPRD, maka dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami akan mengundang keterwakilan dari DPRD untuk membicarakan mengenai tuntutan mereka, terutama soal pengurangan tunjangan di DPRD,” tegas Muhammad Sinen saat ditemui di Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan, baru-baru ini.

Wali Kota menegaskan, penghematan ini tidak hanya berlaku untuk DPRD, tetapi juga akan menyentuh pejabat Pemkot, termasuk dirinya dan Wakil Wali Kota. Ia bahkan menantang DPRD untuk ikut menilai besaran tunjangan yang selama ini dianggap tidak wajar.

“DPRD juga harus menilai Pemerintah Kota atas besaran tunjangan yang tidak wajar untuk diwajarkan, sehingga dampak dari efisiensi ini benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, nilai tunjangan tidak boleh menjadi ukuran kepuasan pejabat. Lebih dari itu, yang terpenting adalah ketulusan dan keikhlasan dalam membangun daerah serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

“Soal tunjangan ini tidak boleh ikut kemauan kita, tapi harus disesuaikan dengan kemampuan daerah. Jadi, kita sudah harus memulai dengan melakukan efisiensi dari diri sendiri,” tegasnya.

Sikap tegas Muhammad Sinen ini mendapat apresiasi penuh dari Gerakan Pemuda Ansor dan Fatayat NU Kota Tidore. Ketua GP Ansor Kota Tidore, Jafar Noh Idrus, menilai langkah tersebut merupakan contoh nyata kepemimpinan yang berpihak pada rakyat.

BACA JUGA   GPM Sebut 25 Anggota DPRD Halsel Abaikan Hari Kemerdekaan

“Ini sikap luar biasa dari seorang pemimpin yang tidak hanya berpikir untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang banyak. Kami berharap DPRD sebagai lembaga wakil rakyat bisa mencontohkan semangat ini untuk kemajuan Kota Tidore dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Jafar, yang akrab disapa Noke, saat dikonfirmasi, Kamis (4/9).

Menurut Jafar, keberanian Wali Kota mengurangi tunjangan yang nilainya miliaran rupiah itu harus menjadi momentum bagi DPRD untuk membuktikan keberpihakan mereka kepada rakyat.

“DPRD jangan ragu, harus berkaca dan ikut mendukung semangat efisiensi ini,” pungkasnya.

Reporter : Tim Sentra

Editor : M. Rahmat Syafruddin

Just a moment...