Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus memperkuat komitmen dalam mendorong perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai langkah strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, usai mengikuti Rapat Koordinasi Regional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang digelar di Ballroom Sahid Bella Ternate, Jumat (3/10).

Ahmad Laiman menyampaikan bahwa Pemkot Tidore akan terus mengupayakan penguatan dan pemanfaatan Kopdes Merah Putih agar benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Kopdes bukan hanya program pembentukan kelembagaan, tetapi harus menjadi lokomotif ekonomi di setiap desa dan kelurahan.

“Di bawah kepemimpinan saya dan Wali Kota Tidore Bapak Muhammad Sinen, kami terus berupaya meningkatkan perekonomian daerah. Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski isu pendanaan masih menjadi tantangan, komitmen kita tetap kuat untuk memastikan koperasi di setiap desa/kelurahan dapat berjalan dengan baik,” tegas Wakil Wali Kota.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan Rakor dapat memberikan solusi dan penguatan strategi operasional, sehingga Kopdes Merah Putih dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat di Kota Tidore.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Farida Farichah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya percepatan operasional Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen strategis pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dari desa hingga kota. Ia menilai bahwa setelah melewati fase pembentukan, KDKMP kini memasuki tahap penguatan yang memerlukan tata kelola profesional, SDM berkualitas, serta sistem pengawasan yang kuat.

“Pemerintah telah menyiapkan skema pembiayaan untuk memudahkan koperasi mengakses modal kerja dan belanja modal. Kolaborasi dengan Himbara, BUMN, LPDB dan lembaga keuangan lainnya adalah bentuk keberpihakan negara. Namun akses pembiayaan ini harus diikuti proposal usaha matang dan rencana bisnis realistis agar koperasi tidak hanya tumbuh, tetapi berkelanjutan,” jelas Wamenkop.

BACA JUGA   Peringatan Maulid Nabi di Kelurahan Ome, Ayah Erik Imbau Warga Jaga Kerukunan Jelang Pilkada

Farida optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, KDKMP dapat menjadi gerakan nasional dan tonggak penting bagi koperasi modern Indonesia.

“Insya Allah, dengan kerja keras dan pengawasan yang konsisten, KDKMP akan tumbuh menjadi kisah sukses yang mengangkat harkat ekonomi rakyat dan mengantarkan Indonesia menuju kesejahteraan merata,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Wamenkop meminta dinas terkait di seluruh daerah untuk mempercepat sosialisasi ke KDKMP di masing-masing wilayah guna memperluas implementasi koperasi modern di tengah masyarakat.

Rakor Regional KDKMP dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Farida Farichah melalui pemukulan gong. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, perwakilan kementerian/lembaga terkait, para kepala daerah se-Provinsi Maluku Utara, serta para kepala daerah dari Jawa Timur dan Sulawesi Utara melalui zoom meeting. Selain itu, hadir pula peserta KDKMP dari tiga provinsi, yakni Maluku Utara, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara.

Dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, hadir Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum Yakub Husain, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Saiful Bahri Latif, Plt Kepala Dinas PMD Kota Tidore Iqbal Jaipono, serta Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Tidore Zulkifli Ohorella.

Reporter : Tim Sentra

Editor : M. Rahmat Syafruddin