Halbar – Belasan rumah warga di RT 02 Desa Saria, Kecamatan Jailolo, yang berada di dekat tebing setinggi puluhan meter merasa resah dan khawatir, lantaran tebing tersebut rawan longsor.

Ancaman tersebut membuat warga disekitar pada area itu resah, menyusul sering terjadinya hujan deras dan pernah terjadi longsor dikawasan tebing tersebut.

Dalam keterangan pers yang diterima Sentra, Ketua Karang Taruna Soa Romdidi Desa Saria, Riski Samsudin mengatakan ketakutan warga setempat karena sudah berulangkali terjadi ketika musim hujan tiba.

“Dengan kondisi seperti ini membuat warga semakin resah, mereka khawatir rumah akan tertimpa longsor apabila hujan turun,” kata Riski, Rabu (07/1).

Ia menuturkan, warga setempat tetap memaksakan diri menempati rumah, meski perasaan takut dan ancaman keselamatan jiwa mengancam, sebab warga setempat kebanyakan tidak memiliki rumah lain selain ditempat tersebut.

“Jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang, mereka yang berada di kawasan itu terpaksa mengungsi secara mandiri di keluarga mereka. Karena selain ancaman tanah longsor, mereka juga terancam abrasi saat air pasang,” tutur Prop sapaan akrabnya.

Tebing di RT 02 desa Saria, kecamatan Jailolo, dok: Istimewa

Riski mengatakan, warga sempat merencanakan pembangunan benteng untuk menahan tanah tebing sebagai antisipasi terjadinya longsor, namun warga masih memperhitungkan masalah dana.

“Mudah-mudahan saja tidak longsor lagi, dan saya berharap ada bantuan dan perhatian dari pemerintah kabupaten untuk membangun benteng agar menahan tebing tersebut,” tutupnya.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi

BACA JUGA   Gelar Diskusi Selamatkan Malut di Ternate, Milenial Projou Siap Bergerak ke Kabupaten Lain di Maluku Utara