Ternate – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan bersama DPRD setempat melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara dan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara terkait penanganan banjir serta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan di sejumlah titik.
Pertemuan yang berlangsung di kantor BWS Maluku Utara, Jumat (26/9), dihadiri Ketua Komisi III DPRD Ardiansyah Fauzi, Wakil Ketua I DPRD Asma Ismail, Kepala Pelaksana BPBD Muhammad Abubakar, Kepala Dinas PU Abd Muis Husain, serta jajaran terkait.
Dalam pertemuan tersebut, DPRD dan Pemkot Tidore menyampaikan kondisi kali yang dangkal, embung yang perlu dinormalisasi, serta titik-titik rawan banjir di kawasan Oba maupun Pulau Tidore. Masalah drainase dan gorong-gorong di Kelurahan Bobo serta banjir di Kali Toburo, Noramake-Paceda, dan Gurabati juga menjadi perhatian serius karena berdampak pada pemukiman warga serta jalan nasional.
Kepala BWS Maluku Utara, Muhammad Saleh Talib, menyatakan pihaknya akan menurunkan tim survei untuk menindaklanjuti usulan tersebut. Ia meminta Pemkot Tidore menyiapkan data matrix prioritas agar program bisa segera diusulkan dalam perencanaan.
Sementara itu, Kepala BPJN Maluku Utara, Navy A. Umasangadji, menegaskan kesiapan pihaknya memperbaiki kerusakan infrastruktur akibat banjir, termasuk pembangunan gorong-gorong di Bobo serta penanganan ruas jalan nasional yang terdampak luapan kali Toburo dan Noramake.
Atas respon positif tersebut, Ketua Komisi III DPRD Tidore Ardiansyah Fauzi mengapresiasi langkah cepat BWS dan BPJN. “Ini bentuk kolaborasi yang baik dalam menangani masalah bencana dan infrastruktur di Tidore,” ujarnya.
Reporter : Tim Sentra
Editor : M. Rahmat Syafruddin












