Tidore – Ajang Turnamen Badminton Championship Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar penggiat olahraga sekaligus mendorong para pecinta badminton untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Harapan tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan melalui Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Asis Hadad, saat membuka secara resmi turnamen yang dipusatkan di Lapangan BP Adifa, Kelurahan Ome, Kamis (31/7) malam.

Mengawali sambutan Wali Kota, Asis Hadad menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah berupaya menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan potensi olahraga badminton di Kota Tidore Kepulauan.

Ia berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk menghidupkan kembali semangat olahraga badminton di seluruh kalangan masyarakat.

“Walaupun digelar sederhana, sportifitas harus tetap kita junjung tinggi. Turnamen ini hadir untuk membina dan mengembangkan potensi bulu tangkis di Kota Tidore Kepulauan. Jaga kebersamaan, junjung solidaritas, dan bermainlah dengan jujur agar pelaksanaan dapat berjalan aman dan lancar,” pesan Asis.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan kegiatan ini dengan harapan dapat melahirkan atlet-atlet baru yang mampu mengharumkan nama daerah.

“Pada Kejuaraan Provinsi Tahun 2024 di Kota Ternate, atlet kita berhasil meraih posisi runner up. Semoga setiap tahun Tidore melahirkan atlet berkualitas yang siap menambah prestasi daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Fahrudin Ismail, dalam laporannya mengatakan bahwa turnamen ini bertujuan membangun kecintaan masyarakat terhadap olahraga badminton serta mempererat silaturahmi dalam memperkokoh persatuan pecinta olahraga tersebut di Kota Tidore.

“Kegiatan ini berlangsung selama lima hari mulai 31 Juli hingga 5 Agustus, dengan total peserta 71 pasangan yang terbagi ke dalam empat kategori, yakni Ganda Putra AB sebanyak 14 pasangan, Ganda Putra C Umum 20 pasangan, Ganda Putra C Biasa 21 pasangan, dan Ganda Campuran 16 pasangan,” jelas Fahrudin.

BACA JUGA   Desa Akebay Maitara Masuk 75 Besar Desa Wisata Indonesia

Reporter : Tim Sentra

Editor : M. Rahmat Syafruddin