Tidore –  Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Navy Anugerah Umasangadji, S.T., M.T., bersama jajarannya langsung turun ke lokasi banjir di ruas Jalan Sultan Zainal Abidin Syah, Kelurahan Bobo, usai sorotan Komisi III DPRD Kota Tidore. Jalur nasional tersebut sempat lumpuh akibat banjir dan material pasir yang menutup badan jalan.

Navy menyampaikan, tim BPJN sudah dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat agar akses jalan segera kembali normal. Selain fokus di Bobo, pihaknya juga menyiapkan tindak lanjut pada titik rawan lain, termasuk Kali Toburo di Oba Utara, banjir di ruas jalan Noramake dan Paceda, serta percepatan pembangunan Jembatan Akelamo di Oba Tengah.

“Untuk Jembatan Akelamo, alhamdulillah sudah masuk dalam rancangan prioritas dan insya Allah mulai dikerjakan awal 2026. Ruas jalan Payahe–Weda juga menjadi perhatian kami,” jelas Navy.

Ketua Komisi III DPRD Tidore, Ardiansyah Fauzi, mengapresiasi langkah cepat BPJN, namun ia menegaskan agar penanganan tidak berhenti pada sifat darurat.

“Respon cepat dari BPJN patut diapresiasi, tetapi yang terpenting adalah solusi permanen. Banjir di Bobo maupun titik rawan lain sudah berulang kali terjadi. DPRD akan mengawal agar janji pembangunan Jembatan Akelamo benar-benar terealisasi sesuai rencana,” tegas Ardiansyah.

Ia menambahkan, DPRD Tidore siap mengawal koordinasi lintas instansi agar pelayanan infrastruktur nasional terus menjadi prioritas utama bagi masyarakat.

Reporter : Tim Sentra

Editor : M. Rahmat Syafruddin

BACA JUGA   Layani THR dan Gaji ASN Kota Ternate, BPRS Bahari Berkesan Buka Hingga Malam