Sekda Haltim Minta Pengembangan Kawasan Industri Buli Utamakan Kelestarian Lingkungan

Sekda Haltim membuka konsultasi publik Kawasan Industri Buli, foto: Istimewa

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) menegaskan dukungannya terhadap pengembangan Kawasan Industri Buli sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan tetap mengedepankan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat, Selasa (29/07).

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Haltim, Ir. Ricky Chairul Richfat, ST., MT., saat mewakili Bupati Haltim membuka Konsultasi Publik Rencana Pengembangan Kawasan Industri Buli beserta fasilitas pendukungnya yang diselenggarakan PT Feni Haltim di Jakarta.

Kegiatan itu menjadi forum bagi pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk membahas rencana pengembangan kawasan industri yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Haltim.

Konsultasi publik dihadiri tokoh agama, tokoh adat, camat, kepala desa, serta perwakilan masyarakat dari Kecamatan Maba dan Kecamatan Kota Maba yang berada di wilayah terdampak.

Dalam sambutannya, Ricky Chairul Richfat mengatakan Pemerintah Kabupaten Haltim menyambut baik investasi yang memberikan manfaat bagi daerah. Menurutnya, pengembangan kawasan industri diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, ia menegaskan keberhasilan investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai pembangunan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap regulasi serta kemampuan menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kepentingan masyarakat.

“Pemerintah Daerah mendukung penuh pengembangan Kawasan Industri Buli sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional,” ujarnya.

“Namun, kami berharap PT Feni Haltim memastikan revisi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dilakukan secara menyeluruh dan menjadi acuan utama dalam pelaksanaan pengembangan kawasan industri,” tegas Ricky.

Sekda berharap konsultasi publik tersebut menghasilkan masukan yang konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat menjadi elemen penting agar pembangunan kawasan industri dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Haltim dalam jangka panjang.

BACA JUGA   BPBD Haltim Terus Lakukan Pencarian Korban Hilang di Hutan

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi

Just a moment...