Tim Dosen Pulang Kampung Institut Pertanian Bogor dari Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (KSHE) menggelar kampanye edukasi lingkungan bagi siswa sekolah dasar di SDN Pajagan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Kabandungan, Hj. Lilih Resmiati, dan difasilitasi oleh Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship Institut Pertanian Bogor. Sasarannya adalah siswa kelas II hingga VI, agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh sejak dini.

Kampanye ini bertajuk “Pendidikan Konservasi Melalui Kampanye Edukatif bagi Siswa Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Awareness terhadap Lingkungan di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat”. Tim Dosen Pulang Kampung ini diketuai oleh Dr. Ir. Rinekso Soekmadi, M.S.F.Trop. Anggotanya adalah Dr. Ir. Nandi Kosmaryadi, M.S.F.Trop., Fairuz Rafidah Aflaha, S.KPm., M.S., dan Amrina Rosyada, S.T.P., M.Agr.Sc.

Tim Dosen Pulang Kampung IPB bersama para siswa dan guru SDN Pajagan, Foto: Istimewa

Kegiatan ini penting karena Kecamatan Kabandungan merupakan area penyangga Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Kesadaran menjaga kelestarian hutan perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar agar fungsi hutan sebagai habitat satwa tetap terjaga. Penanaman sejak dini ini juga dapat menjadi modal awal upaya konservasi berbasis masyarakat.

Materi disampaikan oleh Fairuz Rafidah Aflaha dan Amrina Rosyada secara interaktif, melalui presentasi, poster, dan pembagian buku saku agar siswa lebih mudah memahaminya. Keduanya mengenalkan dasar-dasar konservasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Topiknya meliputi keanekaragaman flora dan fauna lokal, jenis satwa yang hidup di kawasan TNGHS, serta peran penting ekosistem hutan bagi kehidupan masyarakat Kabandungan.

Siswa juga diajak melakukan tindakan nyata yang bisa dilakukan setiap hari, seperti menjaga kebersihan sungai, membuang sampah pada tempatnya, dan menanam pohon. Materi ini terasa dekat dengan keseharian siswa, mengingat Kabandungan memiliki hutan yang luas dan banyak aliran sungai. Para siswa terlihat antusias dan aktif menjawab pertanyaan yang diajukan Amrina.

BACA JUGA   Bupati Haltim Resmikan Gedung Limabot Fayfiye

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Balai TNGHS, Didid Sulastiyo, S.Hut., M.Si. Dalam sambutannya, ia berharap siswa SDN Pajagan tumbuh menjadi generasi muda yang peduli lingkungan. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkala melalui kerja sama dengan Balai TNGHS.

Plt. Kepala SDN Pajagan, Yati Karwati, mengapresiasi kehadiran tim Institut Pertanian Bogor. Menurutnya, pendidikan lingkungan sebenarnya sudah masuk dalam kurikulum Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Namun, materi dari Tim Dosen Pulang Kampung memberi wawasan baru yang bermanfaat dan mendorong semangat menjaga lingkungan, baik bagi siswa, pihak sekolah, maupun tim dosen sendiri.

Di akhir kegiatan, siswa diajak menanam tumbuhan di sekitar area sekolah. Selain mendukung penghijauan, kegiatan ini menumbuhkan rasa tanggung jawab siswa untuk merawat apa yang mereka tanam. Tanaman itu diharapkan menjadi pengingat bahwa ruang hidup manusia juga menjadi habitat beragam flora dan fauna.