Tidore – Senyum para pembudidaya di Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur, mengembang saat jaring mereka mengangkat ratusan ekor udang vaname berukuran siap konsumsi. Senin (15/9) pagi tadi, bukan hanya hari panen, tetapi juga hari panen harapan.
Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Perikanan bersama Tim Penggerak PKK turun langsung mendampingi.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, menyebut panen ini sebagai bukti bahwa kerja keras warga, jika disertai dukungan pemerintah, bisa menghasilkan kesejahteraan nyata.
“Udang vaname ini bukan hanya angka produksi, tapi makanan bergizi yang akan sampai ke meja makan keluarga. Inilah kekuatan kolaborasi,” katanya.
Ketua TP-PKK Hj. Rahmawati Muhammad Sinen menambahkan, panen ini adalah wujud nyata ketahanan pangan keluarga.
“Dari kolam sederhana, lahir harapan besar: tambahan pendapatan bagi orang tua, gizi sehat bagi anak-anak, dan kebanggaan bagi kita semua,” ungkapnya.
Hamid A. Latif, Kepala Dinas Perikanan, menjelaskan, sejak ditetapkan sebagai Kampung Budidaya Udang Vaname melalui Kepmen KKP Nomor 111 Tahun 2023, Tidore mendapat dukungan pembangunan 13 kolam bioflok senilai Rp3,1 miliar.
“Dari sini, Tidore bisa jadi pemain utama perikanan, tapi yang lebih penting: warga kecil bisa merasakan hasilnya langsung,” ujarnya.
Bagi para pembudidaya, panen ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan tanda bahwa masa depan mereka bisa lebih cerah. Dari kolam-kolam bioflok inilah kesejahteraan keluarga Tidore mulai bertumbuh.
Reporter : Tim Sentra
Editor : M. Rahmat Syafruddin






