Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Komisariat Halmahera Barat, Cabang Ternate, Koordinator Provinsi Maluku Utara, akan menggelar pelantikan pengurus sekaligus seminar nasional bertema “Penataan Kawasan Ekonomi Terintegrasi Jailolo Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan” di Aula Kantor Bupati Halmahera Barat, Jalan Pengabdian Nomor 1, Desa Jati Porniti, Kecamatan Jailolo, pada Rabu (11/11) mendatang, Minggu (08/11).

Ketua Panitia ISEI Komisariat Halmahera Barat, Rifai Badarudi, menjelaskan, seminar nasional ini mengangkat isu strategis mengenai penataan kawasan ekonomi terintegrasi sebagai upaya mendorong Jailolo menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Penataan kawasan ekonomi terintegrasi Jailolo menuju pusat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan menjadi tema utama yang kami angkat dalam kegiatan pelantikan dan seminar nasional ini,” ujar Rifai, Minggu (08/11/2026).

Menurut Rifai, pembahasan tersebut mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari pengembangan Jailolo Front, penguatan ekonomi kreatif berbasis budaya, hingga penataan zonasi kawasan ekonomi terintegrasi yang berkelanjutan.

“Kami ingin melalui seminar nasional ini, berbagai aspek pembangunan ekonomi Jailolo dapat dibahas secara komprehensif, termasuk bagaimana mengembangkan Jailolo Front, memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya, serta menata zonasi kawasan ekonomi secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Rifai menambahkan, seminar ini melibatkan narasumber dari unsur pemerintah, lembaga keuangan, dan akademisi untuk memperkaya pembahasan mengenai strategi pembangunan ekonomi kawasan.

“Keterlibatan pemerintah, lembaga keuangan, dan akademisi sangat penting agar pembahasan ini menghasilkan perspektif yang lebih luas mengenai arah pembangunan ekonomi Halmahera Barat, khususnya dalam mendorong Jailolo sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.

Berdasarkan kerangka acuan kegiatan, narasumber yang dijadwalkan hadir antara lain Bupati Halmahera Barat James Uang, Kepala OJK Provinsi Maluku Utara Adi Surahmat, perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Handi Susila, serta Kepala Bappeda Provinsi Maluku Utara Dr. Sarmin S. Adam.

BACA JUGA   Bupati Haltim Instruksikan OPD Tuntaskan Program APBD Induk 2026 Sebelum APBD Perubahan

Selain itu, kegiatan tersebut melibatkan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Khairun serta Kepala Bapperida Kabupaten Halmahera Barat Sahmi Salim.

Rifai berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus mendorong lahirnya rekomendasi strategis bagi pembangunan kawasan ekonomi terintegrasi di Jailolo.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi pemikiran dan rekomendasi bagi pengembangan Jailolo sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tutup Rifai.

Editor: Redaksi