Tidore – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, melalui Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, resmi membuka Kongres Asosiasi Kota (Askot) PSSI Tidore Kepulauan 2025, Sabtu (13/9).
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kongres tidak sekadar memilih Ketua Askot periode 2025–2030, tetapi juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi kinerja, serta merumuskan program strategis demi kemajuan sepak bola di Tidore.
“Sinergi antara pemerintah, KONI, pengurus olahraga, pelatih, dan atlet adalah modal besar untuk melahirkan prestasi. Dengan kekompakan semua elemen, sepak bola Tidore bisa bersaing di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional,” ujar Sekda membacakan sambutan Wali Kota.
Ketua Asprov PSSI Maluku Utara, Edi Langkara, turut mengingatkan bahwa tahun 2025 pemerintah pusat melalui Keputusan Presiden memberi perhatian khusus pada pengembangan sepak bola. Karena itu, ia menekankan pentingnya pengurus baru Askot PSSI Tidore segera berkoordinasi dengan Asprov dan PSSI pusat, terutama terkait regulasi dan dukungan pembinaan.
Sementara itu, Ketua Panitia Abdul Kadir Din menyampaikan, kongres juga menetapkan program kerja lima tahun ke depan. Fokus utama diarahkan pada pembinaan usia dini, penguatan kompetisi antarklub, serta peningkatan kualitas wasit dan pelatih. Seluruh peserta kongres sepakat tata kelola anggaran harus transparan dan efisien.
Dengan semangat kebersamaan, Kongres Askot PSSI Tidore 2025 diharapkan menjadi momentum lahirnya sepak bola yang lebih profesional, inklusif, dan berprestasi, sekaligus tonggak kebangkitan generasi muda olahraga di Tidore.
Reporter : Tim Sentra
Editor : M. Rahmat Syafruddin






