Ternate — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara melakukan pemantauan arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026 di Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate, Jumat (13/3).
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Maluku Utara, Iriyani Abd. Kadir, mengatakan pengawasan tersebut bertujuan memastikan kesiapan pihak bandara dalam memberikan pelayanan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Dalam pemantauan itu, Iriyani bersama jajaran didampingi pengelola bandara meninjau sejumlah fasilitas pelayanan penumpang. Fasilitas yang diperiksa meliputi ruang tunggu, layanan kesehatan, ruang laktasi, kursi penumpang, kursi prioritas bagi penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil, jalur evakuasi, serta posko mudik.
Hasil pemantauan menunjukkan otoritas Bandara Sultan Babullah telah membentuk posko utama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi di area bandara.
Berdasarkan hasil pemantauan, otoritas Bandara Sultan Babullah telah membentuk posko utama arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi di area bandara.
Meski demikian, Ombudsman Maluku Utara memberikan sejumlah catatan terkait sarana prasarana pendukung pelayanan. Salah satunya adalah ketersediaan kursi prioritas bagi kelompok rentan.
Menurut informasi dari petugas bandara yang mendampingi, pengadaan kursi prioritas tersebut telah diajukan ke bagian perencanaan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia sejak awal 2025, namun hingga kini belum terealisasi.
Selain itu, Ombudsman juga menyoroti perlunya perbaikan standar pelayanan lainnya, seperti penanda jalur evakuasi dan titik kumpul yang jelas. Fasilitas tersebut dinilai merupakan komponen keselamatan penting dalam manajemen operasional bandara.
Iriyani menyatakan secara umum pihak otoritas bandara telah siap memberikan pelayanan bagi masyarakat selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.
Reporter: Tim Sentra
Editor: Redaksi


























