Tidore – Panitia Gurabati Open Tournament (GOT) ke-XXVIII melakukan audiensi ke DPRD Kota Tidore Kepulauan untuk mendorong peningkatan status GOT menjadi event daerah resmi, Rabu (01/4).
Kunjungan tersebut melibatkan panitia bersama Kepala Kelurahan Gurabati dan Ketua IPPG, Noval Kasman. Mereka diterima oleh pimpinan DPRD, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, serta Ketua ASKOT PSSI Kota Tidore Kepulauan dalam suasana penuh semangat kolaborasi.
Dalam pertemuan itu, panitia memaparkan GOT tidak lagi sekadar turnamen sepak bola, tetapi telah berkembang menjadi ajang olahraga rakyat (tarkam) paling bergengsi di Maluku Utara. Tingginya partisipasi tim dan dukungan masyarakat menjadi dasar kuat untuk mendorong pengakuan resmi dari pemerintah daerah.
Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, H. Ade Kamma, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan tersebut dan berkomitmen mengawal prosesnya hingga terealisasi.
“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Kami di DPRD tentu akan mendukung dan mengawal agar Gurabati Open Tournament bisa menjadi event daerah yang resmi,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan Ketua ASKOT PSSI Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauji. Ia menegaskan kesiapan menyukseskan GOT ke-28 sekaligus mendorong peningkatan statusnya.
Menurutnya, GOT selama ini dikenal sebagai salah satu event tarkam paling mewah dan bergengsi di Maluku Utara, serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat.
“GOT ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi sudah menjadi event besar yang memiliki dampak luas. Kami dari ASKOT PSSI sangat mendukung jika GOT diusulkan menjadi event daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peningkatan status menjadi event daerah akan membuka peluang pembiayaan melalui skema anggaran pemerintah daerah, sehingga kualitas penyelenggaraan dapat semakin diperkuat.
ASKOT PSSI, lanjutnya, siap menjadi penghubung antara panitia dan pemerintah daerah agar seluruh proses pengusulan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Selain aspek olahraga, GOT juga dinilai memiliki multiplier effect yang signifikan, terutama dalam menggerakkan sektor UMKM, jasa transportasi, hingga pelaku usaha kecil di sekitar lokasi pertandingan.
Dengan dukungan DPRD dan ASKOT PSSI, panitia berharap Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan segera merespons usulan tersebut dan menetapkan GOT sebagai bagian dari kalender resmi event daerah.
Langkah ini diharapkan memperkuat posisi GOT sebagai ikon olahraga rakyat dan motor ekonomi lokal di Maluku Utara.
Reporter: Tim Sentra
Editor: Redaksi


























