Direktur Yayasan Rumah Konseling Malut, Ikhwanul Kiraam J Saleh

Halteng – Yayasan Rumah Konseling Maluku Utara mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam penyelesaian konflik antara Desa Banemo dan Desa Sibenpopo di Halmahera Tengah, Selasa (07/4).

Organisasi tersebut menilai respons cepat dan langkah yang diambil Pemprov Malut telah membuahkan hasil dalam meredam konflik di masyarakat.

Direktur Yayasan Rumah Konseling Maluku Utara, Ikhwanul Kiraam J Saleh, menyampaikan masih terdapat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama terkait penanganan dampak psikologis warga.

Menurutnya, konflik yang melibatkan masyarakat di tingkat akar rumput telah berulang kali terjadi dan tidak bisa diabaikan. Warga terdampak mengalami rasa kehilangan, penderitaan, serta trauma psikologis yang berkepanjangan.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan tenaga profesional dalam pemulihan kondisi mental masyarakat. Layanan kesehatan mental dan posko pendampingan dinilai perlu hadir langsung di tengah masyarakat terdampak.

Selain itu, penyelesaian konflik dinilai tidak cukup hanya melalui kesepakatan formal maupun keterlibatan tokoh masyarakat dan agama.

Menurutnya, pemulihan trauma warga menjadi hal utama yang perlu diperhatikan dalam proses penyelesaian konflik.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi

BACA JUGA   Sekda Tidore Tekankan Keamanan dan Stabilitas Pangan Jelang Ramadan