Halbar – DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Barat (Halbar) mengajak masyarakat Maluku Utara, khususnya di Halbar, tidak terprovokasi isu SARA yang berpotensi memecah belah persatuan, Jumat (03/4).
Sekretaris Cabang Caretaker GMNI Halbar, Maikel Flory, mengatakan masyarakat perlu lebih bijak menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial yang kerap memuat narasi provokatif dan berpotensi memicu konflik.
Menurutnya, Maluku Utara merupakan daerah dengan keberagaman suku, agama, dan budaya yang telah lama hidup berdampingan secara damai, sehingga nilai toleransi dan persaudaraan harus terus dijaga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya Halmahera Barat, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu SARA yang dapat merusak harmoni sosial,” ujarnya.
“Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan yang harus dijaga dengan semangat toleransi dan saling menghormati,” tambah Maikel.
GMNI Halbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda hingga pemerintah daerah, untuk bersama-sama menjaga stabilitas sosial dan memperkuat nilai persaudaraan serta pluralisme.
Organisasi tersebut berharap masyarakat tetap menjaga kedamaian dan tidak memberi ruang bagi berkembangnya isu yang dapat memecah belah persatuan di Maluku Utara.
Reporter: Tim Sentra
Editor: Redaksi


























