“Kegagalan KNMP di Desa Merah Putih adalah pelajaran berharga. Jangan sampai ego sektoral dan kemalasan administratif terus mengorbankan kesejahteraan masyarakat Taliabu,” tegas Nurlina.

Ia juga menilai, KNMP, sebagai program strategis Pemerintah Prabowo Gibran, bertujuan mendobrak perekonomian di tingkat bawah.

“Sangat disayangkan jika Taliabu yang memiliki potensi kelautan besar gagal mendapatkan program ini hanya karena ketidakcukupan data nelayan. Ini harus menjadi evaluasi bagi berbagai pihak,” kata Nurlina.

Koordinasi lintas sektor di Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Pulau Taliabu, menurut Nurlina, sangat penting untuk memperbaiki masalah yang ada.

“Terkhusus Dinas Perikanan, saya kira kegagalan kita belum mendapatkan KNMP merupakan pembelajaran bersama untuk memperbaiki kendala yang ada,” ujarnya.

Mengingat Musrenbang Kabupaten Pulau Taliabu yang akan segera berlangsung, Nurlina menegaskan pentingnya koordinasi maksimal, terutama dalam tabulasi data kelautan, perikanan, dan pertanian.

Ia juga menyampaikan, Pemda Taliabu harus berperan aktif dalam mengoptimalkan peluang dari pemerintah pusat.

“Di tengah efisiensi anggaran, kita diberi peluang untuk mendapatkan program-program dari pusat. Ini tentunya perlu disambut dengan kemampuan administrasi yang baik, terutama dalam pendataan atau tabulasi data yang menjadi acuan pemerintah pusat untuk memberikan program kepada daerah,” tegasnya.

“Ini sangat penting untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Pulau Taliabu,” pungkas Nurlina.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi

BACA JUGA   Pimpin Prosesi Api Bela Negara, Sekda Haltim Tekankan Integritas dan Loyalitas CPNS