Ketua LMND Maluku Utara, Sahrul N. Manan, foto: Istimewa

Halut – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Maluku Utara mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan serta mendesak pemerintah daerah memfasilitasi dialog terbuka di tengah dinamika sosial di Halmahera Utara (Halut), Rabu (01/4).

Seruan tersebut ditujukan kepada pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta masyarakat luas agar tidak terprovokasi isu-isu yang berpotensi memecah belah.

Ketua LMND Maluku Utara, Sahrul N. Manan, juga mendesak Bupati dan Wakil Bupati Halut segera mengambil langkah konkret dengan mempertemukan seluruh elemen masyarakat dalam satu forum dialog terbuka.

Menurutnya, forum tersebut penting sebagai ruang membangun komunikasi, menyelesaikan perbedaan, serta memperkuat hubungan sosial antarwarga.

“Pemerintah daerah harus hadir sebagai penengah dan pengayom,” ujarnya.

“Kami mendesak Bupati & wakil Bupati Halmahera Utara untuk segera memfasilitasi pertemuan besar yang melibatkan tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat luas guna merajut kembali kebersamaan,” lanjut Sahrul.

Ia menilai dialog menjadi langkah efektif untuk merawat persaudaraan di tengah masyarakat yang majemuk serta mencegah konflik berkepanjangan.

LMND juga menekankan pentingnya mengedepankan nilai kearifan lokal yang menjunjung persatuan, termasuk semangat gotong royong, saling menghormati, dan menjaga kedamaian.

“Halmahera Utara tidak boleh terpecah. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga daerah ini tetap aman, damai, dan harmonis. Persatuan adalah kunci utama dalam membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

LMND Maluku Utara berharap ajakan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan masyarakat demi menjaga kehidupan sosial yang rukun dan berkelanjutan.

“Mari Torang bacarita dan mari Torang menjaga tali persaudaraan sampai anak cucu,” pungkasnya.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi

BACA JUGA   Pemda Haltim Gelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih