Halbar – Bupati Halmahera Barat, James Uang, menyerahkan secara simbolis dana Demplot senilai Rp100 juta kepada kelompok penerima manfaat Program Transmigrasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) 2025, yang dilaksanakan di Kabupaten Halmahera Barat, pada Senin, (29/12).
Koordinator TEKAD Halbar, Amin Raden, menyampaikan, dari 41 desa yang menjadi sasaran program, pencairan di sebagian besar desa telah dilakukan, sementara sisanya 16 desa masih dalam proses di bank.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Ibrahim Fabanyo, yang juga Plt. Kadis BPM, berharap kelompok penerima dapat mengelola anggaran secara baik.
“Kiranya program ini menjadi perhatian serius. Kelompok harus kelola anggaran sebaik-baiknya agar menjadi sorotan Tim IFAD dan Kemendes PDTT”. Jika berhasil, kita juga akan mendapat tambahan desa untuk program 2026–2027. Saya sangat harap semua bertanggung jawab dan berhasil,” ujar Ibrahim.
Bupati menegaskan pentingnya pengelolaan dana sesuai aturan.
“Bantuan Rp100 juta di 41 desa merupakan berkah bagi bapak/ibu kelompok penerima manfaat jika dikelola sesuai peruntukan, juknis, dokumen proposal, dan tertanggung jawab,” tegasnya.
“Namun, jika tidak dikelola dengan baik, ini bisa menjadi masalah hukum karena bantuan berasal dari luar negeri dan diawasi secara rinci,” pungkas Bupati.
Kegiatan penyerahan simbolis dana Demplot dihadiri Bupati, OPD terkait, Plt. Kadis BPM, fasilitator kabupaten dan kecamatan, staf ahli, Kabag Protokoler, staf khusus, kader desa, serta kelompok penerima manfaat (KPM).
Reporter: Tiklas P Babua
Editor: Redaksi


























