Peserta didik baru SMPN 8 Kota Ternate mengikuti kegiatan MPLS Ramah, foto: Istimewa.

BATANG DUA – SMP Negeri 8 Kota Ternate mulai menerapkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Hari pertama pelaksanaan berlangsung antusias dengan kehadiran para orang tua yang mengantarkan putra-putrinya memasuki jenjang pendidikan baru, Senin (13/07).

Pelaksanaan MPLS di SMPN 8 Kota Ternate mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026 serta Surat Edaran Nomor 70/SE/2026 tentang MPLS Ramah. Regulasi tersebut menekankan terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan bagi peserta didik baru.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan melalui Salam Sapa Murid Baru, kemudian dilanjutkan Upacara Pembukaan MPLS Ramah 2026 dan penyematan tanda pengenal secara simbolis kepada peserta didik baru kelas VII oleh Agustinus Tefnaij yang mewakili Kepala SMPN 8 Kota Ternate. Kegiatan MPLS dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Agustinus Tefnaij menegaskan pelaksanaan MPLS di sekolah tidak memperbolehkan adanya perpeloncoan, pungutan, keterlibatan alumni sebagai penyelenggara, maupun penggunaan atribut yang tidak memiliki nilai edukatif.

Agustinus Tefnaij mengimbau seluruh warga sekolah untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama peserta didik baru menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah. Menurutnya, pelaksanaan MPLS Ramah bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan sekolah sehingga merasa nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, SMPN 8 Kota Ternate juga berharap dapat membentuk peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan siap meraih masa depan yang lebih baik.

Ketua Panitia Pelaksana MPLS SMPN 8 Kota Ternate, Merlon Kuadang, mengatakan kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026. Sebelum pelaksanaan, panitia juga telah menggelar sosialisasi kepada siswa dan orang tua pada 11 Juli 2026 sebagai bagian dari persiapan kegiatan.

BACA JUGA   Ajib Tours Fasilitasi 25 Calon Jamaah Asal Kabupaten Empat Lawang Urus Paspor dan Vaksinasi Umroh

“Syukurlah kegiatan MPLS dimulai tanggal 13 sampai 16 Juli 2026. Sebelumnya kami sudah mengadakan sosialisasi mengenai pelaksanaan MPLS, materi yang diberikan, serta ketentuan pelaksanaannya sesuai petunjuk teknis dari Kemendikdasmen,” jelasnya.

Menurut Merlon, materi yang diberikan tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali peserta didik dengan berbagai pengetahuan dan penguatan karakter. Materi tersebut meliputi pengenalan fasilitas sekolah, wawasan kebangsaan, pembinaan mental dan karakter siswa, etika bermedia sosial, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pemeriksaan kesehatan gratis, peraturan baris-berbaris, hingga edukasi mitigasi bencana alam.

Untuk memperkaya materi, sekolah menggandeng sejumlah instansi eksternal sebagai narasumber, di antaranya Ketua Jemaat GPM Efata Mayau, TNI melalui Danramil, Puskesmas Mayau, serta relawan kebencanaan yang memberikan edukasi sesuai bidang masing-masing.

Merlon menambahkan, tujuan utama MPLS bukan hanya membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga menumbuhkan karakter positif serta membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan sejak hari pertama.