Sebaliknya, jika HIPMI dipimpin dengan semangat kolektif, maka organisasi ini dapat menjadi kekuatan ekonomi baru daerah. HIPMI bisa menjadi ruang konsolidasi investasi lokal, pengembangan UMKM, hilirisasi potensi daerah, hingga penciptaan pengusaha muda baru di berbagai kabupaten/kota.
Pada akhirnya, Musdalub nanti bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang arah seperti apa yang ingin dipilih HIPMI Maluku Utara.
Apakah tetap mempertahankan pola kepemimpinan lama yang berpusat pada figur?
Ataukah mulai membuka jalan bagi model kepemimpinan kolektif yang menjadikan organisasi hidup, aktif, dan bertumbuh bersama?
Jika pertanyaannya adalah siapa figur yang paling merepresentasikan semangat kolektif itu hari ini, maka nama Ronald Reagan Simampow layak menjadi bagian penting dari jawaban tersebut.

























