Dalam masyarakat risiko, kemajuan tidak pernah bebas konsekuensi. Yang membedakan masyarakat demokratis dari yang tidak adalah kemampuannya untuk mengakui risiko, mendistribusikan manfaat secara adil, dan membuka ruang kritik tanpa stigmatisasi.

Geothermal mungkin bagian dari masa depan energi Indonesia. Tetapi masa depan itu tidak boleh dibangun di atas asumsi bahwa teknologi selalu benar dan masyarakat lokal selalu harus percaya.

Transisi energi yang sejati adalah transisi yang berani mengkritik dirinya sendiri.

Penulis:

Tiklas Pileser Babua (Aktivis Lingkungan)

BACA JUGA   Resmi Daftar ke KPU, MASI AMAN Minta Masyarakat Jaga Kekeluargaan Meski Beda Pilihan Politik