Ternate – Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMAHABAR) Kota Ternate di bawah kepemimpinan Gusti Ramli memastikan akan geruduk kantor DPRD Kabupaten Halmahera Barat dan Polres Halbar.

Hal tersebut disamping oleh Wakil Sekretaris Bidang Gerakan Aksi Mahasiswa (GAM), Renol Bahagia kepada media ini, ia memastikan bahwa tetap akan mengawal hal-hal yang menyangkut kerakyatan.

“Sebagai organisasi Mahasiswa yang belum berafiliasi dengan Pemerintah, tentunya segala hal yang menyangkut dengan rakyat akan kami respon,” katanya, Selasa (2/9).

Menurutnya, aksi demonstrasi yang digelar masyarakat dan mahasiswa di Kabupaten Halmahera Barat patut dipandang sebagai bentuk ekspresi kekecewaan atas lemahnya kinerja Pemerintah Daerah dan DPRD.

“Gelombang protes ini bukan sekadar luapan emosi, melainkan sinyal kuat bahwa ruang aspirasi warga selama ini terabaikan. Pemerintah dan DPRD sebagai representasi rakyat seharusnya membuka diri terhadap kritik, bukan justru menutup telinga atau sekadar memberikan janji normatif,” jelasnya.

Ia menuturkan, krisis tata kelola pembangunan, transparansi anggaran, hingga minimnya keberpihakan pada kepentingan publik menjadi alasan mendasar mengapa suara rakyat turun ke jalan.

“Demonstrasi ini adalah peringatan bahwa legitimasi politik tidak hanya diukur dari kursi jabatan, tetapi dari kemampuan menyelesaikan masalah rakyat secara nyata,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Renol bilang, pada beberapa waktu sebelumnya pihaknya telah melakukan diskusi kedaerahan sekaligus konsolidasi dalam melakukan demonstrasi.

“Kami sudah konsolidasi secara internal, Ketua Umum juga berkomitmen untuk tetap menyuarakan hak-hak Rakyat dan tidak akan berafiliasi dengan Pemerintah,” tandasnya.

Reporter: Tim Sentra

Redaktur: M. Rahmat Syafruddin

BACA JUGA   Kerap Terjadi Konflik dengan Warga, Pemprov Diminta Tegaskan Kawasan Pertambangan