Di tanah kelahirannya, tempat dodomi mengakar, Bung FIRDAUS menepi, menyempurnakan niat, sekaligus rukun untuk mengabdi. Di tanah panjang Halmahera (Tengah); sekali lagi bukanlah sebuah kebetulan, ia memulai prosesi kampanyenya.

Seolah alam telah menuntunnya; bahwa sebagai anak desa yang punya mimpi serta harapan besar; tanah kelahirannya adalah titik awal sekaligus perisai menuju puncak kepemimpinan organisasi.

Desa Waleh adalah tempat di mana Bung FIRDAUS menghabiskan masa-masa kecilnya. Lahir dan besar dari keluarga sederhana, ia tak pernah menyangka akan bisa sampai pada titik hari ini. Begitulah cara Tuhan menunjukkan kebesaran-Nya, dengan menitip seuntai harapan pada siapapun yang di kehendaki.

Bahwa ia pernah gagal, bahkan terpuruk dalam menyusuri retak-patahnya usaha yang dirintisnya. Tetapi satu hal yang Bung FIRDAUS percaya, bahwa sebagai anak desa, ia tak melulu menyesali dan putus asa, ibarat Halmahera yang membentang jauh melingkari negeri Moloku Kie Raha. Begitulah semangat dan kegigihannya untuk terus maju, belajar, dan memperbaiki setiap detil kesalahan.

Kini, FIRDAUS AMIR, si anak desa Waleh kembali menyapa tanah dodomi untuk menyusun road map pengabdian bagi anak cucu Halmahera yang Ia yakini mampu bersaing dengan siapapun, sepanjang memiliki kegigihan serta karakter yang kuat untuk keluar dan mengambil bagian dari setiap lapangan pengabdian di mana pun dan apapun itu, sebagaimana yang telah Ia tunjukkan dalam karirnya sebagai seorang pengusaha (muda).

Bung FIRDAUS paham betul esensi dari Fagogoru; di mana ikatan-ikatan kultural menjelma sebagai energi bagi anak cucunya. Prinsip ini telah membentuk karakter kepemimpinannya, lalu di re-definisikan melalui tagline Pengusaha Pejuang-Pejuang Pengusaha.

Hemat saya itu murni adalah karakter Fagogoru. Sebuah kehormatan bagi leluhur tanah Halmahera (Tengah) untuk menguatkan perjuangan anak cucunya dalam mempertahankan harga diri serta martabatnya.

BACA JUGA   Ketika Demokrasi Lokal Tersandera Tambang

Saya percaya, bahwa dengan memulainya dari tempat dodomi Ia di besarkan, memberi sinyal akan solidaritas Tanah Panjang Halmahera yang membentang dari Utara hingga Timur jauh, yang akan merestui perjuangannya menaklukan Negerinya para Sultan. Dan Ternate adalah saksi kemenangan Bung FIRDAUS AMIR.

Teruslah berjuang bung
Tanah panjang Halmahera bangga padamu
Fagogoru adalah moral berjuangmu..

Morotai Island, September 2025