Oplus_131072

Tidore – Turnamen Domino Wali Kota Cup Tahun 2025 resmi ditutup secara langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, yang berlangsung di kawasan wisata pantai Tugulufa, Senin (22/12) malam.

Pada ajang ini, Keluar sebagai juara satu diraih oleh pasangan Muchliyanto Hadi dan Risman Toisota dari Halmahera Selatan setelah berhasil mengalahkan pasangan Wahid A. Kadir dan Fahmi dari PORDI Halmahera Utara.

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dalam sambutannya mengatakan, dalam setiap pertandingan ada yang menang ada yang kalah, namun hal tersebut adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, sehingga dapat membentuk rasa kebersamaan dan kekeluargaan diantara seluruh peserta yang ada.

“Kepada para pemenang, kami mengucapkan selamat kepada peserta tim yang telah berupaya dan berusaha menjadi sang juara dalam kompetisi Turnamen Domino Walikota Cup 2025,” kata Muhammad Sinen.

“Semoga menjadi sebuah kebanggaan bagi peserta serta menjadi motivasi bagi peserta lainnya untuk terus mengasah kemampuan agar kelak juga bisa menjadi sang juara. Namun kami juga sampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah ikut serta menyemarakkan kegiatan ini, semoga di masa mendatang kita dapat kembali bersilaturahmi dalam kompetisi dan pertandingan lainnya,” tambahnya.

Politisi PDI-Perjuangan ini juga menegaskan, bahwa olah pikir Domino ini akan menjadi kegiatan rutin di Kota Tidore Kepulauan, karena dengan kegiatan Domino ini merupakan salah satu hiburan yang sangat luar biasa, sehingga dengan olah pikir domino ini masyarakat Tidore dapat hidup dalam keadaan yang aman tanpa ada masalah.

“Untuk itu saya dan pak wakil Wali Kota Abang Laiman meminta dukungan kepada seluruh stakeholder baik itu dari Pimpinan dan anggota DPRD dan Forkopimda bersama seluruh masyarakat untuk terus jaga kebersamaan dan kekompakan kita untuk terus memajukan Kota Tidore melalui kegiatan-kegiatan seperti ini,” tegasnya.

BACA JUGA   Direktur PT Novavil Diduga Terlantarkan Jamaah Umroh Haltim

Karena domino, lanjut Muhammad Sinen, mengajarkan kita tentang kesabaran. Mudah-mudahan pertandingan perdana yang dilakukan di Kota Tidore Kepulauan ini, kita semua yang ada dapat sabar menghadapi segala tantangan yang ada.

“Kegiatan ini akan menjadi event tahunan, karena saya selalu sampaikan bahwa Tidore tidak memiliki tambang akan tetapi dengan kegiatan seperti ini para pelaku UMKM maupun masyarakat yang ada di Kota Tidore dapat merasakan dampak yang sangat luar biasa, untuk itu kepada seluruh masyarakat kota Tidore kepulauan saya dan pak Wakil Wali Kota hanya minta jaga bersamaan, sudahi semua perbedaan yang kemarin, mari kita satukan pemahaman, satukan kekuatan kita untuk memajukan Kota Tidore kedepan,” sambung Muhammad Sinen.

Sementara itu, Ketua Panitia Nyong Alkatiri menyebutkan, kegiatan yang diikuti oleh 760 pasangan artinya terdapat 1.500 orang lebih yang telah mengikuti turnamen ini yang dapat berjalan aman, lancar dan sukses.

“Atas nama panitia kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini hingga selesai dapat berjalan dengan lancar dan sukses, sehingga kedepan kita akan melaksanakan kembali event ini di Kota Tidore Kepulauan.” pungkasnya.