Halbar – Fasilitator Kabupaten Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Halmahera Barat, Anton Ilyas, yang membidangi Tata Kelola Kelembagaan, turun langsung melakukan monitoring dan supervisi terhadap Kelompok Penerima Manfaat (KPM) demplot TEKAD di sejumlah desa di Kecamatan Jailolo Selatan.
Kegiatan monitoring lapangan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai Minggu hingga Selasa (5–7 Januari 2026).
Dalam pelaksanaannya, Anton Ilyas didampingi Fasilitator Kecamatan Sugandi Hi. Gani, serta melibatkan kepala desa dan kader desa di Desa Ratem, Desa Ake Jailolo, dan Desa Moiso.

Anton Ilyas menjelaskan, monitoring dan supervisi ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Program TEKAD yang sedang berjalan dapat terlaksana sesuai perencanaan.
Mulai dari proses belanja kebutuhan kelompok, pembersihan lahan pertanian, hingga tahapan penanaman dan aktivitas pendukung lainnya.
“Monitoring ini dilakukan agar seluruh kegiatan benar-benar tepat sasaran dan terfokus pada peningkatan ekonomi desa serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat,” ujar Anton kepada Sentra.
Ia menambahkan, melalui dukungan Program TEKAD, masyarakat dan pengurus kelompok diharapkan mampu membangun daya saing produk desa, mengelola serta memanfaatkan dana bantuan secara bertanggung jawab, sekaligus menjadi pemicu motivasi bagi masyarakat lain di sekitar desa.
“Harapannya, program ini tidak hanya berdampak pada kelompok penerima, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian desa secara lebih luas,” tutup Anton yang akrab disapa si Anak Kampoeng.
Reporter: Tim Sentra
Editor: Redaksi


























