Halsel – Masyarakat Desa Kawasi menuntut PT Wanatiara Persada memulihkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang tak berjalan lebih dari satu decade, Sabtu (07/3).
Sejumlah tokoh pemuda dan kelompok masyarakat Malintang Desa Kawasi menilai perusahaan tidak menunjukkan tanggung jawab sosial sebagaimana mestinya terhadap warga yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Salah satu perwakilan masyarakat menyampaikan, sejak sekitar 10 tahun terakhir, program CSR dari perusahaan tidak lagi dirasakan oleh masyarakat Desa Kawasi.
“Sudah lebih dari 10 tahun program CSR dari PT Wanatiara Persada tidak pernah lagi menyentuh masyarakat Desa Kawasi. Padahal perusahaan beroperasi di wilayah kami,” ujar salah satu tokoh pemuda yang enggan dicantumkan namanya.
Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan dan keresahan di tengah masyarakat, terutama kalangan pemuda yang menilai perusahaan kurang memberikan perhatian terhadap kebutuhan sosial masyarakat di sekitar area operasional.
Sebagai bentuk respons, pemuda Desa Kawasi bersama kelompok Malintang berencana melakukan konsolidasi besar setelah Hari Raya Idulfitri untuk menyatukan sikap terkait langkah terhadap perusahaan.
“Habis Lebaran kami akan melakukan konsolidasi bersama pemuda dan Malintang. Jika tidak ada kejelasan terkait tanggung jawab CSR, maka kami siap melakukan aksi memboikot aktivitas PT Wanatiara Persada,” tegasnya.
Warga berharap perusahaan dapat kembali menjalankan kewajiban sosialnya secara transparan dan berkelanjutan demi mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Reporter: Sahrul
Editor: Redaksi


























