Sanggar Gendang Gamalama, foto: Istimewa

Ternate – Sanggar Gendang Gamalama menggelar pagelaran drama tari bertajuk Legenda Nusantara di Ballroom Asrama Haji Kota Ternate sebagai upaya melestarikan cerita rakyat dan memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara sekaligus menyambut anggota baru angkatan ke-8, Sabtu (01/8).

Pagelaran tersebut menampilkan beragam cerita rakyat populer dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Legenda Danau Toba, Bawang Merah Bawang Putih, Timun Mas, Sangkuriang, Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari, Batu Menangis, Malin Kundang, hingga legenda lokal Danau Tolire.

Selain drama tari, acara juga dimeriahkan dengan penampilan nyanyian, Fashion Show Busana Adat Nusantara, tarian kolosal, serta atraksi Reog Ponorogo.

Bendahara Sanggar Gendang Gamalama, Ebi, mengatakan tema Legenda Nusantara dipilih sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian cerita rakyat dan adat yang mulai ditinggalkan.

“Pentingnya menjaga kebudayaan dalam setiap pertunjukan karena budaya adalah bagian dari identitas kita,” ujarnya.

Ebi menjelaskan seluruh pengisi acara menjalani latihan intensif selama tiga bulan untuk mempersiapkan pertunjukan. Seluruh tata artistik panggung juga dikerjakan secara mandiri oleh pihak sanggar.

Menurutnya, kendala utama selama persiapan ialah penyesuaian jadwal latihan dengan aktivitas para anggota yang mayoritas masih berstatus pelajar.

“Kesulitan atau kendala selama proses latihan hanyalah menyesuaikan jadwal sekolah siswa dan jadwal les yang kadang ada beberapa yang bertabrakan,” pungkas Ebi.

Melalui pementasan tersebut, Sanggar Gendang Gamalama berharap generasi muda, khususnya di Maluku Utara, semakin mencintai, bangga, dan aktif melestarikan warisan budaya Nusantara.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi

BACA JUGA   Satu CJH Ternate Wafat Saat Jalani Ibadah Haji