Ansar Hamisi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tidore Kepulauan dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar yang berlangsung Selasa (3/11/2026).
Penetapan Ansar Hamisi sebagai ketua dilakukan melalui keputusan Musda VI dengan Surat Keputusan (SK) Nomor VI/MUSDA-VI/GOLKAR-KT/2026. Ia akan memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut untuk masa bakti 2025-2030.
Usai terpilih, Ansar menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali kekuatan Golkar di Kota Tidore Kepulauan. Ia mengakui, saat ini Golkar hanya memiliki satu kursi di DPRD Kota Tidore Kepulauan.
“Sudah pasti saya akan membangun Golkar dari bawah, bersaing dengan partai-partai lain yang ada di Kota Tidore,” katanya.
Ansar mengatakan, Golkar pernah memiliki kekuatan politik yang cukup besar di Kota Tidore. Bahkan, partai berlambang pohon beringin itu pernah mengantarkan empat kadernya duduk di DPRD sekaligus memimpin lembaga legislatif tersebut.
Ia juga mengisyaratkan adanya sejumlah tokoh berpengaruh di Kota Tidore yang berpotensi bergabung dengan Golkar, meski saat ini berada di partai politik lain.
“Dulu ada empat anggota DPRD dari Fraksi Golkar dan juga pernah memimpin DPRD. Kita lihat saja, orang-orang besar itu yang merapat di Golkar,” ujarnya.
Untuk mengembalikan kejayaan partai, Ansar mengaku telah menyiapkan sejumlah target dan strategi politik selama masa kepemimpinannya.
Salah satu target utamanya adalah memperkuat konsolidasi kader hingga ke tingkat daerah pemilihan (dapil). Ia menargetkan setiap dapil di Kota Tidore Kepulauan memiliki kader terbaik Golkar yang mampu memperoleh kursi di DPRD.
“Tentunya ada strategi baru. Setiap dapil saya pastikan ada kader partai yang duduk di DPRD,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menjadi tantangan awal bagi kepemimpinan Ansar untuk mengembalikan posisi Golkar sebagai salah satu kekuatan politik yang diperhitungkan di Kota Tidore Kepulauan.
Reporter: Tim Sentra


























