Lambatnya Kepolisian dan Demokrasi yang Dibunuh Perlahan

Kasus dugaan penggunaan dokumen pendidikan ilegal dalam Pilkades Galala bukan lagi isu kecil di tingkat desa. Ini adalah ujian serius bagi wibawa hukum, integritas demokrasi lokal, dan keberanian aparat penegak hukum, khususnya Polres Halmahera...

Demokrasi Mahal dan Partai yang Rapuh

Pada tulisan sebelumnya, saya mengkritisi kecenderungan demokrasi yang mereduksi jadi soal efisiensi dalam hal murah, cepat, dan minim konflik. Sedangkan seri kedua saya menunjukkan bagaimana Pilkada sebagai mekanisme representasi justru terhambat. Hal ini dikarenakan...

Media Sosial, Emosi Publik, dan Hipotesis Habermas: Refleksi atas Kasus Puskesmas Wajo

Akhir-akhir ini, penyebaran konten di media sosial kerap memicu respons publik yang berlangsung cepat, emosional, dan tidak jarang jauh dari pertimbangan rasional. Reaksi masyarakat dapat berubah secara drastis, dari rasa penasaran menjadi kemarahan atau...

Satu Napas Perubahan: Manifesto Satu Tahun Forum Insan Cendikia

9 Januari ​2025 sampai 9 Januari 2026 adalah satu tahun waktu yang cukup untuk sekadar merayakan seremonial, namun ia adalah durasi yang sangat singkat untuk merombak struktur kesadaran yang telah berkarat selama berdekade-dekade. Forum...

Hegemoni Artificial Intelligence: Isolasi Sosial, Dilema Etis, dan Ancaman Siber

Artificial Intelligence (AI) kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara. Teknologi ini hadir melalui algoritma media sosial, sistem pemerintahan digital, layanan keuangan, pendidikan daring, hingga...

Mendorong Penegakan Hukum Berkeadilan Gender dalam Kasus Pembunuhan Perempuan di Halmahera Utara

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial CFK (18 tahun) di Halmahera Utara. Kasus ini menimbulkan pertanyaan publik yang serius, terutama terkait kecepatan, transparansi,...

Ternate 775 Tahun: Membangun Ikon atau Sekadar Lelucon

Di usia 775 tahun, Kota Ternate seharusnya telah matang dalam memaknai pembangunan. Kota setua ini tidak cukup dirayakan dengan proyek fisik dan seremoni tahunan, tetapi dengan kebijakan ruang yang cerdas, berakar pada sejarah, dan...

Sunyi Kepunahan di Aketajawe-Lolobata

“Earth provides enough to satisfy every man's need, but not every man's greed.” "Bumi menyediakan cukup untuk memenuhi setiap kebutuhan manusia, tapi tidak keserakahan." - Mahatma Gandhi Kutipan Mahatma Gandhi tersebut relevan ketika pembangunan terus dipercepat tanpa...

Recent posts

Popular categories