KNPI Tidore Gelar Lefo Tidore, Hidupkan Literasi dan Cerita Kampung di Ramadan

Ariyanto juga menambahkan bahwa kegiatan ini terbuka bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda yang ingin terlibat dalam gerakan literasi di kampung.

“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk menghadirkan kegiatan yang menyejukkan sekaligus mencerdaskan. Kami ingin menjadikan kampung sebagai pusat pergerakan literasi, tempat orang berkumpul, membaca, berdiskusi, dan merawat cerita tentang Tidore,” katanya.

Selain menghadirkan berbagai kegiatan literasi, panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui donasi takjil selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan literasi Ramadan tersebut.

Melalui kolaborasi berbagai komunitas dan organisasi yang terlibat, kegiatan Lefo Tidore diharapkan menjadi ruang perjumpaan antara literasi, tradisi, dan semangat kepemudaan yang tumbuh dari kampung, sekaligus memperkuat kembali budaya membaca dan menulis di tengah masyarakat Tidore Kepulauan.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi

BACA JUGA   Hari Nusantara Buka Peluang Pemda Kenalkan Budaya dan Datangkan Wisatawan dengan Jumlah Tak Terbatas
Just a moment...