Tidore – Suasana haru menyelimuti Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, saat menyaksikan penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Zainal Abidin Syah oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11) bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Sultan Tidore, momen ini bukan sekadar penghargaan, melainkan hasil dari perjuangan panjang, doa, dan kerja keras masyarakat serta Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang tak pernah surut memperjuangkan pengakuan terhadap jasa Sultan Zainal Abidin Syah Gubernur Pertama Irian Barat.

Penghargaan diserahkan langsung kepada ahli waris pertama, Prof. Mahmud Arifin Bin Sultan Zainal Abidin Syah, dan Wisye Zainal Abidin Syah, yang merupakan anak kandung Sultan Zainal Abidin Syah.

“Penghargaan ini diterima langsung oleh paman saya di Istana Negara. Seluruh proses hingga tuntas mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Mereka telah membantu menyiapkan seluruh dokumen resmi yang dibutuhkan dengan sangat serius,” tutur Sultan Husain penuh rasa syukur.

Menurutnya, dukungan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen dan Wakil Wali Kota Ahmad Laiman menjadi kunci keberhasilan perjuangan ini. Keduanya disebut turun langsung membantu hingga ke tahap akhir pengajuan di Sekretariat Militer Kepresidenan.

“Yang terakhir, saya bersama Pak Wakil Wali Kota Ahmad Laiman sendiri yang mengantarkan berkas ke Sekmil Presiden. Itu menjadi langkah penentu yang akhirnya berbuah manis hari ini,” ungkap Sultan Husain.

Ia menegaskan, keberhasilan ini bukan hanya milik keluarga Kesultanan Tidore, melainkan juga seluruh rakyat Maluku Utara.

“Saya sangat mengapresiasi Pemerintah Kota Tidore Kepulauan yang telah bekerja dengan tulus, ikhlas, dan penuh dedikasi. Gelar ini adalah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Sultan Husain berharap, penobatan Sultan Zainal Abidin Syah sebagai Pahlawan Nasional menjadi inspirasi bagi generasi muda Maluku Utara untuk terus mengabdi kepada bangsa dan agama dengan semangat yang sama seperti para pendahulu.

BACA JUGA   KPU Haltim Gelar FGD Pasca Pemilu, Fokus Penataan Dapil dan Alokasi Kursi

“Gelar ini bukan akhir, tapi awal untuk terus meneladani semangat perjuangan beliau. Sultan Zainal Abidin Syah kini menjadi milik seluruh masyarakat Maluku Utara,” tutupnya penuh haru.

Reporter: Tim Sentra

Editor: M. Rahmat Syafruddin