Halbar – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menyerahkan hasil normalisasi Sungai Kuning dan Acango yang dirangkaikan dengan penanaman padi perdana serta pembagian bantuan sembako kepada masyarakat di Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu (28/3).

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Taboso ini melibatkan masyarakat dan kelompok tani dari empat desa, yakni Taboso, Lolori, Gamtala, dan Hoku-hoku.

Sejumlah pejabat yang turut hadir, di antaranya Aster Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Tunjung Setyabudi, Paban II/Opster Kogabwilhan Kolonel Mar Hertanto, Kasi Ter Kasrem 152/Baabullah Kolonel Arm La Ode Irwan Halim, Dandim 1501/Ternate Kolonel Inf Jani Setiadi, Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad, Sekda Provinsi Maluku Utara Hi. Syamsuddin, Kapolres Halbar AKBP Teguh Patriot, Kajari Halbar Djino Talakua, serta Sekda Halbar Julius Marau.

Aster Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Tunjung Setyabudi mengatakan, normalisasi sungai yang telah dilaksanakan sejak Januari tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program pembangunan daerah, khususnya di sektor sumber daya air dan lingkungan hidup.

“Kegiatan normalisasi Sungai Kuning dan Acango ini merupakan wujud nyata TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, normalisasi dilakukan untuk mengembalikan kapasitas aliran sungai agar tetap lancar, mengurangi risiko banjir, serta memperbaiki ekosistem di sepanjang bantaran sungai.

Selain itu, lahan di sekitar aliran sungai kini dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat.

Menurutnya, penanganan normalisasi sungai yang mencapai kurang lebih 7.000 meter tersebut diharapkan mampu mengurangi luapan air saat musim hujan, memperlancar sistem drainase, serta mencegah pendangkalan dan erosi.

“Dengan kondisi sungai yang kembali normal, masyarakat diharapkan dapat kembali bercocok tanam sehingga mendukung peningkatan produksi padi dan ketahanan pangan,” katanya.

BACA JUGA   Warga Desa Baburino Gelar Aksi, Tuntut Realisasi Anggaran CSR PT. Sembaki Tambang Sentosa

Sementara itu, Sekda Provinsi Maluku Utara Hi. Syamsuddin menyampaikan apresiasi kepada Kogabwilhan III atas kontribusinya dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para petani di Halmahera Barat.

“Normalisasi ini memberikan dampak signifikan bagi kelancaran aliran air dan aktivitas pertanian masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhamad juga mengapresiasi dukungan TNI dalam pelaksanaan normalisasi sungai tersebut.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan mendorong para petani untuk segera memanfaatkan kembali lahan pertanian yang telah pulih.

“Kami akan memberikan motivasi kepada petani agar segera melakukan aktivitas pertanian secara optimal,” ujarnya.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut baik program tersebut.

Salah satu petani mengaku bersyukur karena normalisasi sungai memungkinkan mereka kembali mengolah sawah yang sebelumnya kerap terdampak banjir.

“Kami sangat terbantu. Sekarang kami bisa kembali bercocok tanam seperti sebelumnya,” tuturnya.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi