Penampakan salah satu desa terdampak banjir di Halbar, Foto: Istimewa

Halbar – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) sejak Selasa, (06/1) malam mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah kecamatan.

Debit air dilaporkan meningkat signifikan hingga mencapai dada orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, sebagian hanyut terbawa arus sungai, tertimpa material longsor, serta mengakibatkan lumpuhnya akses jalan di beberapa wilayah terdampak.

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, hingga saat ini belum terdapat laporan korban jiwa. Namun demikian, warga yang bermukim di wilayah terdampak mengalami kerugian materil cukup besar, mulai dari rumah rusak, hanyut, tertimbun longsor, hingga terputusnya akses transportasi.

Kepala Desa Duono, Demarion Sulo menyampaikan bahwa wilayahnya merupakan salah satu desa yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang.

Bencana tersebut mengakibatkan dua unit rumah warga hanyut terbawa arus, sementara tujuh rumah lainnya terendam banjir dan mengalami kerusakan.

“Di Desa Duono terdapat dua rumah yang hanyut dan tujuh rumah terendam banjir serta rusak akibat tingginya debit air,” ungkap Kades kepada Sentra, Rabu (07/1).

Banjir bandang yang menerjang rumah warga di Desa Gamlamo, kecamatan Ibu Tengah, dok: Istimewa

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Halmahera Barat, Sahmi Salim, menjelaskan bahwa gangguan jaringan telekomunikasi terjadi di wilayah Kecamatan Ibu akibat terputusnya pasokan listrik.

“Untuk jaringan di Ibu saat ini off karena power supply baterai listrik ke site Gamlamo Ibu tidak bisa disuplai dari PLN Ibu yang sedang padam,” jelas Sahmi.

Ia menambahkan, pihak Telkomsel saat ini tengah berupaya melakukan penanganan dengan menyiapkan backup menggunakan genset. Namun, tim teknis belum dapat menembus lokasi site Gamlamo Ibu akibat kondisi akses yang masih terhambat.

“Pihak Telkomsel masih dalam perjalanan untuk melakukan backup genset, namun belum bisa menembus lokasi site Gamlamo Ibu,” pungkasnya.

BACA JUGA   Irfan Ahmad, Sejarahwan Maluku Utara Tutup Usia
Tanah longsor di Desa Totala, kecamatan Loloda mengakibatkan ambruknya rumah warga, dok: Istimewa

Hingga saat ini belum diketahui pasti jumlah korban jiwa maupun kerugian materil, Tim Sentra yang berada di beberapa lokasi kejadian akan melaporkan secara berkala.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Sentra di lapangan, bencana tersebut berdampak pada beberapa wilayah, antara lain:

Kecamatan Sahu Timur;
Desa Gamomeng dan Desa Balisoan
Kecamatan Ibu Selatan;
Desa Tabobol dan sekitarnya
Kecamatan Ibu Tengah;
Desa Togola Sanger
Desa Tongute Ternate
Desa Gamlamo
Kecamatan Ibu;
Kampung China dan sekitarnya
Kecamatan Ibu Utara;
Desa Duono
Kecamatan Loloda;
Desa Totala dan wilayah sekitarnya.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi