Halbar – Warga Desa Bataka, Kecamatan Ibu Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, digegerkan dengan dugaan kasus pembunuhan terhadap seorang pria pada Minggu (08/3).
Peristiwa tragis tersebut kini tengah ditangani aparat kepolisian yang langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Aparat dari Polsek Ibu bersama personel Polres Halmahera Barat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi yang berada di samping salah satu rumah warga di Desa Bataka.
Kapolsek Ibu, IPDA Imam Eko Akbar, menjelaskan bahwa korban merupakan seorang laki-laki yang diketahui sebagai warga setempat. Namun hingga kini, identitas lengkap korban maupun terduga pelaku masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian.
“Lokasi kejadian berada di Desa Bataka, Kecamatan Ibu Selatan. Korban dan terduga pelaku sama-sama warga setempat, namun identitas lengkap keduanya masih dalam proses pengumpulan data,” jelas Imam saat dihubungi Sentra.
Dari informasi awal yang dihimpun petugas di lapangan, korban dan terduga pelaku diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan dalam keluarga besar.
Disebutkan bahwa orang tua terduga pelaku memiliki hubungan keluarga sebagai pangkat kakek dari korban.
Sementara itu, dugaan motif pembunuhan disebut berkaitan dengan dendam lama.
Saudara terduga pelaku, Feri Keno, menyebut bahwa pelaku selama ini mencurigai korban sebagai pihak yang bertanggung jawab atas meninggalnya orang tua pelaku yang diduga akibat diracun.
Kecurigaan tersebut, kata dia, muncul karena korban disebut sering mengawasi aktivitas terduga pelaku dan keluarganya, termasuk ketika mereka melaksanakan ibadah malam setelah kematian orang tua pelaku.
Seiring waktu, kecurigaan tersebut berkembang menjadi keyakinan bagi terduga pelaku bahwa korban terlibat dalam kematian orang tuanya. Dugaan itu diduga memicu aksi balas dendam yang berujung pada tindakan pembunuhan.
“Setelah kejadian, terduga pelaku langsung melarikan diri,” ujar Feri.
Saat ini aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti kronologi peristiwa tersebut, sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan warga sekitar.
Namun proses pengumpulan informasi sedikit terkendala karena peristiwa terjadi pada hari Minggu, saat sebagian warga masih menjalankan ibadah sehingga belum seluruh saksi dapat dimintai keterangan secara lengkap.
Kapolsek memastikan pihaknya bersama personel dari Polres Halmahera Barat masih berada di lokasi untuk melakukan olah TKP serta mendalami berbagai informasi yang berkembang di masyarakat.
“Personel Polsek Ibu bersama anggota piket Polres Halmahera Barat masih melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan dari saksi-saksi,” pungkasnya.
Hingga kini, polisi masih memburu terduga pelaku yang diketahui melarikan diri usai kejadian. Aparat juga terus mendalami berbagai keterangan guna mengungkap secara terang kronologi dan motif pasti dari peristiwa tersebut.
Reporter: Tim Sentra
Editor: Redaksi


























