Pada laga final, PS Mekarsari tampil sebagai juara setelah menundukkan AIMOP VC dengan skor telak 3-0.
Sementara itu, perebutan tempat ketiga berlangsung lebih ketat. TABADOKLO VC berhasil mengamankan posisi ketiga setelah mengalahkan EKLESIA JUNIOR melalui drama adu penalti dengan skor 4-3.
Dengan berakhirnya Dodaga Cup I, Ricky berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai sebuah kompetisi, tetapi menjadi awal dari pembinaan sepak bola yang lebih terarah di Haltim.
Ia juga berharap Dodaga Cup dapat membawa manfaat bagi masyarakat serta melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan sepak bola, tetapi juga menjunjung tinggi disiplin, sportivitas, persaudaraan, dan prestasi.
Reporter: Tim Sentra
Editor: Redaksi

























