HIPMI Tidak Boleh Dibajak oleh Ketidakprofesionalan

HIPMI adalah organisasi strategis yang melahirkan pengusaha, politisi, dan pemimpin masa depan. Tidak ada ruang untuk organisasi besar dikelola dengan cara-cara seperti ini: melanggar AD/ART, mengangkat panitia dari luar organisasi, membiarkan pleno mandek, dan berpura-pura tidak melihat potensi konflik yang akan meletup.

Jika pola buruk ini tidak dihentikan, maka HIPMI Maluku Utara akan kehilangan wibawa, kepercayaan publik, dan legitimasinya di mata kader sendiri.

Saatnya Bersikap Tegas

Kisruh dua ketua umum bukan gejala kecil—ini adalah alarm keras. HIPMI Maluku Utara tidak sedang membutuhkan kompromi dangkal, tetapi:

audit organisasi atas seluruh proses Muscab dan Musda, koreksi struktural pada fungsi OKK, dan jaminan bahwa pemilihan ketua harus kembali ke rel AD/ART.

Karena organisasi yang dibangun oleh ribuan pengusaha muda tidak boleh rusak hanya karena ketidakcakapan atau keberpihakan satu orang di dalam struktur kepengurusan.

Penulis:

Firman Laduane (Sekretaris Umum BPC HIPMI Morotai Periode 2022-2025)

BACA JUGA   Manusia dan Keretakan Moral