Ternate – Forum Makudero (FO Makudero) resmi dideklarasikan melalui acara Ruang Bacarita di Rotasi Coffee Lab, Ternate, Kamis (31/8) malam.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran tiga karya buku dari penulis lokal. Nama Makudero berasal dari bahasa Ternate yang berarti bakudapa atau bertemu. Komunitas tersebut digagas sebagai ruang kreatif untuk berdiskusi, berbagi ide, serta mengembangkan karya tulis.
Acara peresmian diisi dengan bacarita ilmu bersama tiga penulis, yakni Marwan A. Sahjat dengan buku (Ambivalen: Mencintai dalam Benci Orang yang Sama); Tatan, penulis buku (Ruang Gelap dalam Diri: Menelusuri Labirin Emosi Menuju Penemuan Diri); dan Azhar Yusuf (Menemui Garis Akhir).
Meski sempat terjadi pemadaman listrik di seluruh Kota Ternate, diskusi tetap berlangsung dengan penerangan dari lampu ponsel peserta.
Ketua Fo Makudero, Uky, kepada Sentra mengatakan komunitas tersebut tidak hanya sekadar forum, tetapi wadah tumbuh bersama.
“Komunitas ini hadir sebagai wadah diskusi, berbagi inspirasi, dan mengasah kemampuan menulis bersama” ujarnya.
“Melalui tulisan dan percakapan, kami ingin menghadirkan tempat yang hangat untuk saling mendukung dan bertumbuh dalam dunia literasi” pungkas Uky.
Panitia menambahkan, ruang-ruang edukatif seperti ini penting untuk mengasah daya pikir kritis sekaligus menyalurkan ekspresi kreatif.
Reporter: Icha Abbas
Redaktur: Karmila


























