Ketua KONI Haltim, Ricky Ch. Richfat. Foto: Istimewa

Haltim — Open Tournament Sepak Bola Gawang Sedang Dodaga Cup I resmi berakhir di Desa Dodaga, Kecamatan Wasile Timur, Halmahera Timur (Haltim). Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi pertimbangan KONI Haltim untuk mendorong turnamen tersebut menjadi agenda olahraga tahunan, Minggu, (30/08).

Ketua KONI Haltim, Ricky Ch. Richfat, mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan agar Dodaga Cup dapat digelar secara berkelanjutan. Menurutnya, antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa turnamen tersebut mendapat sambutan positif.

Menurut Ricky, kemeriahan turnamen menunjukkan, sepak bola memiliki tempat yang kuat di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menemukan talenta-talenta muda dari desa.

“Desa Dodaga mampu melaksanakan kegiatan yang cukup meriah. Tentunya keberhasilan ini berkat dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, pihak keamanan, dan pihak-pihak terkait lainnya,” ujarnya

Ia menilai antusiasme masyarakat yang besar menjadi alasan kuat bagi KONI untuk memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Melihat animo yang sangat baik, KONI Haltim akan menetapkan turnamen ini sebagai agenda tahunan,” tegas Ricky.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap suksesnya penyelenggaraan turnamen, KONI Haltim memberikan bantuan dan bonus dengan total Rp35 juta.

Sebanyak Rp20 juta diberikan sebagai uang pembinaan kepada panitia. Sementara itu, empat tim yang tampil pada babak final masing-masing mendapatkan bonus Rp2,5 juta. Panitia juga memperoleh bonus tambahan sebesar Rp5 juta.

“Bonus ini merupakan ucapan terima kasih karena kegiatan olahraga seperti ini dapat dinikmati dan dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Selain menjadikan turnamen sebagai agenda tahunan, Ricky mendorong pembenahan fasilitas olahraga di Desa Dodaga.

Ia mengajak Pemerintah Desa Dodaga dan Pemerintah Kecamatan Wasile Timur bersama-sama memperbaiki lapangan sepak bola agar dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembinaan generasi muda.

BACA JUGA   Di Hadapan Warga Gotowasi, Ubaid Yakub Nyatakan Siap Wakafkan Dirinya untuk Halmahera Timur

“Pak Kades dan Pak Camat, kita mempunyai tanggung jawab untuk membenahi lapangan ini. Kita harus memberikan dukungan agar generasi muda mempunyai wadah untuk menyalurkan bakat mereka,” ucapnya.

Menurut Ricky, keberadaan fasilitas olahraga yang layak akan memberikan ruang positif bagi generasi muda. Fasilitas tersebut juga dapat mendukung proses pembinaan atlet dari tingkat desa.

Turnamen Dodaga Cup I turut menjadi momentum bagi KONI untuk mengamati potensi pemain muda. Ricky menyebut terdapat sejumlah pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan prospek untuk dikembangkan lebih lanjut.

KONI Haltim, kata Ricky, akan berkoordinasi dengan ASKAB PSSI untuk melakukan proses seleksi terhadap pemain-pemain potensial tersebut.

Mereka nantinya dapat diproyeksikan untuk memperkuat tim Haltim pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

“Mudah-mudahan bibit-bibit dari Dodaga dapat menjadi bagian dari tim inti sepak bola Halmahera Timur pada Porprov maupun Popda untuk mewakili daerah di tingkat provinsi,” harap Ricky.