Ormawa UT Ternate Bersama Pembina dan Narasumber Talkshow

Ternate — Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Universitas Terbuka (UT) Ternate menggelar talkshow bertajuk “Bacarita Lebih Lanjut: Ngopi Biar Waras” dengan tema “Treatonomics & Seni Bertahan Hidup ala Gen Z” di Drupadi Cafe, Kecamatan Ternate Selatan, Sabtu (07/2) malam.

Kegiatan yang terbuka untuk umum berlangsung santai di ruang terbuka dan diawali dengan penampilan live music dari pihak kafe. Acara ini dihadiri mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum yang tertarik pada isu kesehatan mental, sosial, dan pendidikan di kalangan generasi muda.

Ketua Panitia, Srirahayu Sukur, menyampaikan, talkshow ini lahir dari keresahan terhadap tekanan hidup yang banyak dialami generasi muda.

“Banyak dari kita terlihat baik-baik saja, padahal sebenarnya sedang lelah—memikirkan masa depan, mengejar standar, dan bertahan di tengah tuntutan hidup,” ujarnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang aman, jujur, dan relevan bagi anak muda,” lanjut Srirahayu.

Direktur UT Ternate, Dr. Muhlis Hafel, M.Si, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Ormawa yang menghadirkan ruang dialog di luar ruang akademik formal.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting dan bermanfaat karena mampu mencerdaskan dan mencerahkan, sekaligus membuat mahasiswa lebih mudah memahami persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka.

“Mahasiswa tidak hanya belajar akademik, tetapi juga memahami realitas sosial dan saling menguatkan,” jelas Dr. Muhlis.

Talkshow menghadirkan tiga narasumber dari latar belakang berbeda. Psikolog Nur Amalia D. Mandar, S.Psi., M.Psi menekankan, self-reward tidak harus mewah.

Menurutnya, memenuhi kebutuhan dasar seperti beristirahat dan minum air putih sudah menjadi bentuk penghargaan terhadap diri sendiri yang sederhana namun penting.

“Jangan jadikan self-reward sebagai balas dendam atas apa yang dulu tidak pernah kita miliki, hanya karena sekarang kita bisa memilikinya,” ujarnya.

BACA JUGA   Ilham Amirullah Pastikan Bertarung di Muscab HIPMI Tidore

Peneliti dan jurnalis Faris Bobero menekankan, budaya nongkrong sebenarnya sudah ada sejak lama dan menjadi cara orang dari berbagai generasi bertemu, berbagi cerita, dan berdiskusi.

Narasumber lainnya, Azziah Mujahidah Annisa, S.Pd., M.Pd, akademisi UT, menyampaikan pendidikan seharusnya menjadi ruang yang mendukung mahasiswa untuk bertumbuh dan menghadapi tantangan, bukan menambah tekanan. Menurutnya, sistem belajar yang fleksibel memberi kesempatan bagi anak muda menyesuaikan ritme kuliah dengan kehidupan sehari-hari.

Talkshow berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan tanggapan yang muncul selama acara.

Melalui kegiatan Bacarita Lebih Lanjut, Ormawa UT Ternate berharap dapat terus menghadirkan ruang dialog edukatif yang inklusif serta memperkuat peran mahasiswa dalam membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan pendidikan di masyarakat.

Reporter: Tim Sentra

Editor: Redaksi