Reformasi sistem kepolisian sejatinya adalah upaya menyelamatkan dua pihak sekaligus: masyarakat yang sering menjadi korban tindakan represif, dan polisi bawahan yang sering jadi korban kesewenangan perintah. Tanpa perubahan mendasar, seragam cokelat itu hanya akan terus membebani mereka yang memakainya di lapisan bawah, sembari menambah jarak dengan masyarakat yang seharusnya mereka lindungi.

BACA JUGA   Pembangunan Maluku Utara untuk Siapa?