Halbar – Sekretaris DPC Partai Demokrat Halmahera Barat, Fahmi Albar, menilai komentar Ketua Komisi III DPRD Halbar soal rolling jabatan terlalu tendensius, Sabtu (21/2).
Fahmi menegaskan mutasi dan rotasi jabatan adalah domain Bupati yang harus dipercayai untuk menempatkan pejabat kredibel dan profesional.
“Ketua komisi III terlalu tendensius dalam memberikan keterangan melalui media online, sementara mutasi dan rotasi adalah domain Bupati yang harus dipercayai untuk menempatkan pejabat kredibel dan profesional,” ujar Fahmi.
Ia menambahkan, Bupati Halbar menekankan kinerja dan mekanisme meritokrasi, bukan kepentingan identitas, dan setiap rotasi sudah melalui uji kompetensi yang ketat.
“Kekuatiran Hardi terkesan berlebihan, saya berharap tidak ikut campur dalam proses yang menjadi hak Bupati,” timpal Fahmi.
Fahmi juga menegaskan fungsi pengawasan ada di Komisi I dan setiap mutasi dijalankan secara terbuka dan objektif.
“Rotasi jabatan mempertimbangkan norma, keterwakilan wilayah, dan kinerja yang baik untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.
Pasca pelantikan Kepala Daerah serentak, Bupati Halbar memastikan penyegaran birokrasi tetap sejalan dengan Visi dan Misi daerah.
“Bupati telah mempertimbangkan semua aspek agar Visi dan Misi tetap sejalan pada saat pelaksanaan meritokrasi birokrasi,” pungkas Fahmi.
Reporter: Tim Sentra
Editor: Redaksi


























