Bupati Halmahera Timur (Haltim), Ubaid Yakub, selaku Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Haltim, membuka secara resmi Rapat Integrasi Penataan Aset dan Akses GTRA yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Kamis (15/10).
Dalam sambutannya, Ubaid menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran tim GTRA atas kerja keras serta kolaborasi lintas sektor yang telah terjalin baik dalam mendukung pelaksanaan program Reforma Agraria di daerah tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas GTRA merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen, keterlibatan aktif, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, khususnya perangkat daerah yang tergabung dalam gugus tugas tersebut.
“Sebagai Ketua GTRA, saya memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim dan kolaborasi lintas sektor yang selama ini telah terbangun dengan baik,” ujarnya.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Halmahera Timur,” lanjut Ubaid.
Ubaid juga memberikan perhatian khusus kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar terus memperkuat koordinasi di setiap tahapan program. Menurutnya, keberhasilan GTRA tidak sekadar diukur dari terlaksananya kegiatan administratif, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
“Keberhasilan GTRA harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh pihak agar setiap program yang dirumuskan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Haltim, Ikin Sodikin, selaku Ketua Pelaksana Harian GTRA, menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan tahapan ketujuh dalam rangkaian kegiatan GTRA dengan fokus pada integrasi penataan aset dan akses.
Ikin memaparkan bahwa forum tersebut diharapkan menghasilkan tiga keluaran utama, yakni rekomendasi aset sebagai bahan pertimbangan penataan pertanahan, rekomendasi akses bagi pengembangan ekonomi produktif masyarakat, serta pembentukan Kampung Reforma Agraria.
Melalui rapat integrasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Haltim berharap seluruh anggota GTRA memperkuat koordinasi agar pelaksanaan Reforma Agraria dapat berjalan terpadu, berkelanjutan, dan berdampak langsung terhadap pemerataan pembangunan daerah.
Editor: Redaksi


























