Skema satu pintu impor BBM non-subsidi via Pertamina memang bisa jadi instrumen strategis untuk stabilitas energi, tetapi jika tidak dirancang dan dievaluasi dengan hati-hati, kebijakan ini berisiko menekan persaingan usaha, menghambat investasi swasta, dan mengecilkan pilihan konsumen. Evaluasi berkala, mekanisme transparan, dan insentif bagi pelaku swasta adalah kunci agar stabilitas tak mengorbankan dinamika pasar yang sehat.
Penulis:
Abdullah Rumadan (Direktur Eksekutif Energi Institute)











